Jangka Panjang, Jalan Searah hingga Kawasan ABC
TAMANSARI- Penerapan jalan searah di ruas Jalan Jenderal Sudirman, rencananya mulai diujicobakan pada awal bulan Februari ini. Pada tahap awal, akan diujicobakan dari Bundaran Tamansari hingga pertigaan Jalan Letjen Sukowati (pertigaan Reksa). Pelaksanaannya akan dilaksanakan oleh Wali Kota Salatiga John Manuel Manoppo.
Hal ini dikemukakan Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan, Komunikasi, Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubkombudpar) Kota Salatiga Jafet Patola SSos. ”Nantinya penerapan jalur searah akan dilaksanakan oleh wali kota. Tetapi jika berhalangan akan dilakukan wakil wali kota atau Sekretaris Daerah (Sekda),” kata dia ketika ditemui. Pihak Dishubkombudpar telah beberapakali melaksanakan sosialisasi kepada berbagai pihak.
Mereka juga telah memasang dan menambah berbagai rambu-rambu pendukung yang ada di Jalan Jenderal Sudirman serta ruas jalan lain yang menjadi akses atau pendukung lainnya. Nantinya akan dilaksanan evaluasi dari penerapan jalur searah itu.
Pada jangka panjang, pelaksanaan jalur searah di Jalan Jenderal Sudirman akan dilakukan dari Bundaran Tamansari hingga Simpang Lima ABC. Tapi pada tahap awal ini baru akan dilaksanakan dari Bundaran Tamansari hingga pertigaan Jalan Letjen Sukowati (pertigaan Reksa). Kawasan Jalan Jenderal Sudirman memiliki lebar sekitar 30 meter dengan daerah milik jalan (Damija) selebar 25 meter.
Jalan tersebut merupakan jalan utama yang paling ramai dan padat lalu lintasnya. Kawasan tersebut selama ini juga dikenal sebagai pusat bisnis dan perniagaan di Kota Salatiga. Di kawasan ini terdapat dua pusat perbelanjaan terbesar di Kota Salatiga, yakni Mal Ramayana Tamansari dan Toko Serba Ada (Toserba) Ada Baru. Selain itu juga ruko Tamansari serta dua pasar tradisional terbesar, yakni Pasaraya I dan Pasaraya II.
Selain itu, tiga hotel besar dan utama, yakni Hotel Grand Wahid, Le Beringin dan Laras Asri terletak di ruas jalan tersebut. Emawati, General Manager Hotel Grand Wahid mengemukakan bila pihaknya telah mendapatkan sosialisasi dari Pemkot Salatiga terkait rencana penerapan jalan searah di Jalan Jenderal Sudirman. ”Bagi kami tidak masalah, tetapi meski demikian kami akan melihat bagaimana penerapan jalur ini,” tuturnya. (H53,H2-16)
www.suaramerdeka.com ; 01-02-2010
























































